#Reading - Bersepeda Ke Makassar

Bantimurung is one of interesting spots to visit which is located in Maros district, South Sulawesi. It is only about 40KMs away from Makassar, the capital of South Sulawesi. On August 9, 2020, Englinesian and friends went there by car and came back by bycicle. We had a great fun time on our way back home.

Prior to this post, Englinesian has published a post entitled “Trend Sepeda Lipat di Indonesia” which is especially made for you who want to learn Bahasa Indonesia. In this post, Englinesian will tell you the fun part of the story in Bahasa Indonesia so that you can practice reading the passage as well as familiarizing your ears with the audio available on your favourite podcast apps.

Passage: Bersepeda ke Makassar

Bersepeda adalah kegiatan yang kembali populer di tahun 2020. Sebelumnya, bersepeda pernah populer pada tahun 2010 - sepuluh tahun silam. Kali ini, bersepeda kembali menjadi olahraga pilihan masyarakat Indonesia. Kepopulerannya kembali setelah pembatasan sosial akibat Covid-19 yang diberlakukan pemerintah Republik Indonesia dilonggarkan.

Pada 9 Agustus 2020 lalu, Englinesian menyempatkan diri untuk bersepeda bersama komunitas sepeda Englinesian. Bagi kami semua, rute sejauh kurang lebih 40 kilometer ini terasa cukup panjang karena ini adalah kali pertama kami semua bersepeda dengan rute puluhan kilometer. Biasanya kami hanya bersepeda keliling kota dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer saja.

Untuk berjaga-jaga jika saja didalam perjalanan ada dari anggota kami yang tidak sanggup melanjutkan perjalanan pulang dengan bersepeda, kami memutuskan untuk menumpang mobil menuju Bantimurung dan kembali ke Makassar dengan bersepda. Kami berangkat dengan membawa 8 (delapan) buah sepeda dengan 1 (satu) mobil penumpang dan 1 (satu) mobil berjenis bak terbuka. Saat itu, kedua mobil melaju dibelakang seluruh pesepeda untuk memastikan kondisi kami semua baik-baik saja selama dalam perjalanan pulang.

Setelah kami semua berhasil tiba dengan selamat, kami disambut oleh teman-teman kami yang lain dengan hidangan nasi uduk, tahu, tempe, dan ikan. Setelah makan-makan, kami semua kembali ke rumah masing-masing untuk bersitirahat.